Kilas Java, Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi melepas puluhan ribu peserta program Mudik Gratis BUMN 2025 bertajuk "Mudik Aman Sampai Tujuan" di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Maret 2025. Program ini merupakan bentuk kepedulian BUMN dalam mendukung tradisi mudik agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri di kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono. Dalam sambutannya, Erick Thohir menegaskan bahwa program ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman.
“Alhamdulillah, sesuai arahan Presiden Prabowo agar BUMN tidak hanya meningkatkan performa, tetapi juga tetap mengutamakan pelayanan publik, kami menjalankan program Mudik Gratis ini. Kami juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan perjalanan mudik lebih mudah dan terjangkau, seperti diskon tiket pesawat, kereta api, hingga biaya tol,” ujar Erick.
Pelepasan peserta moda bus dilakukan secara serentak dengan memberangkatkan 4.704 pemudik menggunakan 98 unit bus dari GBK. Program ini melibatkan 83 perusahaan BUMN dengan total peserta lebih dari 105.900 orang, melampaui target awal sebanyak 100.000 pemudik. Mereka diberangkatkan ke lebih dari 200 kota tujuan menggunakan berbagai moda transportasi, termasuk 1.372 unit bus, 92 rangkaian kereta api, dan 29 kapal laut.
Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2025, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa program ini terus berkembang dengan sistem registrasi yang lebih terintegrasi.
“Dari tahun ke tahun, program Mudik Gratis BUMN semakin baik dan antusiasme masyarakat terus meningkat. Kami memastikan pendaftaran lebih optimal dengan sistem berbasis NIK dan nomor handphone agar tidak ada duplikasi antar-BUMN,” kata Rivan.
Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Kementerian BUMN berkomitmen memastikan pemudik tiba dengan selamat.
“Ini bukan sekadar perjalanan menuju kampung halaman, tapi juga perjalanan penuh harapan dan kebersamaan. Kami ingin peserta mudik merasa bahwa mereka tidak sendiri dalam perjalanan ini. BUMN hadir untuk memastikan mereka tiba dengan selamat dan bahagia,” tutup Rivan.